Showing posts with label Massimiliano Allegri. Show all posts
Showing posts with label Massimiliano Allegri. Show all posts

Monday, August 23, 2010

Allegri: Milan Siap Hadapi Musim Baru

Milan - Kekalahan AC Milan dari Juventus bukan suatu yang buruk bagi Massimiliano Allegri. Pelatih Rossoneri ini merasa skuadnya sudah bermain baik dan siap menghadapi musim baru ini.

Milan gagal mengangkat Trofeo Berlusconi setelah kalah 4-5 dalam drama adu penalti di San Siro, Senin (23/8/2010) dinihari WIB. Meski kalah di depan para pendukungnya, Allegri tetap puas dengan permainan skuadnya.

"Sangat panas di San Siro meskipun tim ini memainkan pertandingan yang bagus. Saya melihat anak-anak membuat permainan yang baik khususnya di babak pertama, ketika kami membuat beberapa peluang," kata sang allenatore dalam situs resmi AC Milan

Namun yang pasti Allegri melhat skuadnya memberikan perlawanan yang bagus kepada Juve. Iai juga memuji beberapa pemainnya seperti Thiago Silva, Papastathopoulos, Ronaldinho dan juga Nnamdi Oduamadi.

"Di barisan penyerangan Oduamadi sangat sibuk. Tidak mudah baginya untuk bermain di pertandingan pertamanya di San Siro. Saya senang dan puas atas apa yang dilakukan di lapangan," puji dia kepada striker muda Nigeria itu.

Allegri pun menyebutnya skuadnya telah siap untuk memulai musim baru ini. "Kami mendekati awal liga dengan baik. Minggu malam kami akan memulai musim ini dengan menjamu Lecce. Kami akan bekerja keras untuk fit," tukasnya.

Sumber: Detikcom

Monday, July 19, 2010

Menanti Rossoneri Arahan Allegri

Milan - Nama Massimiliano Allegri relatif tidak terkenal di luar Italia. Tapi AC Milan memilih dia untuk mengarahkan Massimo Ambrosini dan kawan-kawan. Sebuah era baru Rossoneri pun dimulai lagi.

Musim lalu Milan pun melakoni sebuah era baru setelah rezim delapan tahun Carlo Ancelotti selesai. Seorang mantan pemain, menguasai banyak bahasa dan pintar, terkenal simpatik, dan lama menjadi "humas" Milan, Leonardo, ditunjuk sebagai allenatore.

Semusim berjalan, Leonardo kesusahan mengangkat Il Diavolo. Tak ada piala yang diraih dan Milan hanya finish di peringkat tiga klasemen Seri A. Leonardo dan Milan seperti bukan jodoh. Mereka bersepakat tidak melanjutkan kerja samanya di akhir musim.

Allegri didatangkan dari klub medioker Cagliari. Dulunya ia seorang gelandang tapi tak pernah bermain untuk klub besar. Dari 1984 sampai gantung sepatu di tahun 2003 ia cuma memperkuat tim-tim sekelas Livorno, Pisa, Pescara, Cagliari, Perugia, Padova dan Napoli.

Setelah merintis karirnya sebagai pelatih di tahun 2004, dengan menukangi tim-tim kecil di divisi bawah Liga Italia, Allegri mulai naik derajat ketika direkrut Cagliari di musim panas 2008, menggantikan Davide Ballardini.

Cagliari tidak dia sulap menjadi tim hebat, tapi finish di peringkat sembilan Seri A adalah prestasi yang sangat baik untuk pelatih berusia 42 tahun itu di musim pertamanya tersebut. Itulah yang membuatnya meraih Pachina d'Oro, penghargaan pelatih terbaik pilihan para pelatih klub-klub Liga Italia.

Di musim berikutnya performa Cagliari menurun. Allegri secara mengejutkan dibebaskan dari tugas-tugasnya sebagai manajer tim pada 13 April 2010. Di akhir kompetisi Cagliari bahkan nyaris terdegradasi, berada di peringkat 16. Uniknya, Allegri kembali mendapat Pachina d'Oro, mengalahkan Jose Mourinho yang memenangi Scudetto dan Copa Italia bersama Inter Milan.

Milan sudah tertambat hatinya pada Allegri dan kemudian meminta Cagliari melepas pelatihnya itu. Pada 17 Juni mereka bersepakatan dan kini Allegri adalah sutradara teknis nomor satu di San Siro.

"Musim yang baru akan bergulir ini sangat penting untuk semua orang. Buat saya, inilah kali pertama saya ada di sebuah klub besar. Dan bagi pemain, mereka berkewajiban membuktikan kemampuannya," tutur sang pelatih.

"Yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk membuat pengorbanan-pengorbanan dan semua orang yang terlibat dalam rencana-rencanaku bisa meraih hasil-hasil yang baik," sambungnya dalam Corriere della Sera.

"Saat ini Inter punya sesuatu yang lebih daripada Juventus, Roma dan kami. Meski begitu, saya rasa kami keempat akan menjadi penantang untuk Scudetto."

Sebelum terjun ke pertandingan kompetitif, Allegri akan memperlihatkan pekerjaan awalnya di banyak pertandingan persiapan. Milan akan mengikuti Emirates Cup mulai minggu depan melawan Arsenal, Lyon dan Cetic.

Setelah itu ia akan membawa pasukannya ke Amerika Serikat untuk berujicoba melawan Panathinaikos pada 6 Agustus. Sepekan berikutnya mereka tampil di Trofeo Tim dengan Inter dan Juventus, juga mengikuti Berlusconi Trophy melawan Juventus (22/8), dan tiga hari kemudian menghadapi Barcelona di Nou Camp di laga Gamper Trophy.

Sumber: Detikcom

Saturday, June 26, 2010

Massimiliano Allegri Resmi Menjadi Pelatih AC Milan

Milan - Resmi sudah Massimiliano Allegri melatih AC Milan. Rossoneri mengikat mantan allenatore Cagliari itu sampai dengan dua tahun ke depan.

Setelah sempat ramai dispekulasikan, Allegri benar-benar berlabuh ke Milan tak lama setelah bekas klubnya, Cagliari, mendapuk pelatih baru. Sebelumnya, Allegri masih tertahan oleh kontrak lawasnya dengan Cagliari.

"AC Milan mengumumkan Massimiliano Allegri sebagai pelatih tim pertama yang baru. Dia sudah teken kontrak sampai 30 Juni 2012," sebut keterangan resmi Milan yang dilansir Reuters.

Allegri mengisi posisi Leonardo yang sebelumnya melatih Milan dan sepakat berpisah usai menjalani musim yang tak mengesankan sehingga dikritik oleh bos Milan Silvio Berlusconi.

Nama Allegri sendiri boleh jadi belum tenar-tenar amat di luar Italia. Tapi pria 42 tahun itu berhasil mencuri perhatian semenjak sukses dengan racikan sepakbola menyerangnya di Sassuolo sehingga membuat klub itu promosi ke Seri B tahun 2008.

Bulan Februari lalu, saat melatih Cagliari, kepiawaian Allegri dalam melatih membuatnya mendapat penghargaan Golden Bench setelah para rekannya sesama pelatih mendapuknya menjadi pelatih terbaik Italia tahun ini. Allegri dipecat Cagliari bulan April lalu dan semenjak itu semakin sering dihubung-hubungkan dengan Milan.

Sumber: Detikcom

Thursday, June 17, 2010

Allegri Makin Dekat ke Milan

Cagliari - Massimiliano Allegri bisa jadi semakin dekat dengan kursi pelatih AC Milan, menyusul keputusan Cagliari untuk melepas pelatihnya tersebut.

Sejak kursi pelatih Milan kosong akibat Leonardo mengundurkan diri, sejumlah nama suksesor pelatih Brasil itu muncul ke permukaan.

Allegri adalah nama yang paling kuat dispekulasikan bakal memimpin tim Merah-Hitam selanjutnya.

Kini pelatih kelahiran 11 Agustus 1967 itu semakin dekat ke kursi pelatih Milan, menyusul keputusan Cagliari untuk melepasnya.

"Meski merasakan kecewa terkait langkah tak biasa yang dilakukan pelatih Massimiliano Allegro pada akhir musim ini, presiden klub Massimo Cellino memutuskan untuk melepasnya menyusul permintaan yang diajukan oleh Milan," demikian pernyataan resmi Cagliari seperti dikutip dari Football-Italia.

Klub yang berjuluk I Isolani itu menambahkan bahwa mereka tidak meminta kompensasi finansial atas dilepasnya pelatih yang sudah bertugas di Sant Elia sejak tahun 2008 tersebut.

Sumber: Detikcom